Sekolah adalah sebuah tempat untuk kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru kepada muridnya. Sekolah juga merupakan lingkungan kedua bagi peserta didik berlatih dan menumbuhkan kepribadiannya. Lingkungan sekolah berarti memiliki pengaruh yang sangat besar baik dalam proses pembelajaran ataupun membetuk karakter para peseta didik. MTs Al kautsar selalu berupaya untuk menciptakan lingkungan yang baik untuk para peserta didik dalam kegiatan pembelajaran.

Segala upaya pun dilakukan oleh MTs Al Kautsar untuk memberikan kenyamanan dalam proses pembelajaran.  MTs. Al kautsar pun menyediakan fasilitas-fasilitas pendukung untuk dapat memaksimalkan hasil yang ingin dicapai dalam kegiatan pembelajaran. Upaya lainnya pun dilakukan yaitu dengan merenovasi gedung sekolah. Saat ini proses renovasi total sedang berjalan untuk gedung 2 MTs. Al kautsar. Selain melakukan renovasi gedung 2, MTs Al Kautsar berencana menambah bangunan sekolah yang letaknya masih berada di wilayah gedung 2 MTs. Al kautsar. Proses renovasi tersebut diharapkan dapat selesai pada tahun 2024, dan Alhamdulillah peletakan batu pertama untuk renovasi pembangunan gedung 2  MTs, Al Kautsar telah dilakukan pada tanggal 12 agustus 2020, Proses Renovasi ini dilakukan dengan 3 tahap secara berkala yaitu :

Tahap pertama membangun 8 lokal yang diperuntukan untuk ruang kelas

Tahap kedua membangun 7 lokal yaitu 4 lokal untuk ruang kelas dan 1 lokal untuk mushola dan  ruang serba guna, 1 lokal untuk ruang osis, dan 1 lokal untuk ruang BP

Tahap ketiga membangun gedung baru yang terdiri atas 6 lokal yang diperuntukan untuk  1 ruang guru dan 5 ruang kelas.

Berikut ini merupakan sketsa gedung 2 MTs. Al kautsar setelah dilakukannya proses renovasi

. Semoga proses renovasi gedung 2 MTs. Al Kautsar diberikan kemudahan dalam segala prosesnya dan dapat selesai sesuai dengan yang telah ditargetkan sebelumnya. 

Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana, yang artinya Rakyat Muda yang Suka Berkarya. Adapun tingkatan anggota gerakan Pramuka adalah terdiri dari; 1. Siaga (usia 7-10 tahun) 2. Penggalang (usia 11-15 tahun) 3. Penegak (usia 16-20 tahun) 4. Pandega (usia 21-25 tahun) Sedangkan pengertian gerakan Pramuka Indonesia adalah suatu organisasi pendidikan non formalyang menjadi wadah dalam melaksanakan pendidikan kepanduan yang dilaksanakan di Indonesia.

Buat Ruang Belajar Yang Nyaman

Cara ini paling tepat kamu terapkan untuk merancang cara belajar yang efektif dan menyenangkan. Kamu bisa memilih salah satu ruangan di rumah sebagai tempat khusus untuk belajar.

Jaga Komunikasi dengan Gurumu

Sekalipun kamu belajar dari rumah, nggak ada salahnya kok menyapa guru di luar jam pelajaran. Menjaga komunikasi dengan guru juga sangat penting agar kamu mendapatkan solusi dan cara belajar yang menyenangkan.

Guru yang baik akan senang mendengar keluhan dan masalah yang dihadapi para siswanya. Sesekali tegur lah gurumu jika mereka memberi terlalu banyak tugas, atau jika materi yang mereka ajarkan kurang mudah dimengerti.

Atur Waktu Belajar

Nah, ini penting banget buat kamu lakukan selama belajar dari rumah. Jangan sampai gara-gara belajar online di rumah, kamu jadi malas dan asyik membuang waktu kamu dengan kegiatan-kegiatan lainnya. 

Kamu perlu membuat jadwal yang seimbang antara waktu belajar, rehat, olahraga, dan melakukan hobi kamu. Dengan begini, kamu bisa tetep belajar sambil ngejaga kesehatan fisik dan mental kamu.

Buat Kelompok Belajar Kecil

Untuk mengatasi rasa jenuh kamu bisa bikin kelompok belajar kecil bersama teman-teman sekelasmu. Kelompok belajar ini bisa kamu manfaatkan untuk belajar online dan belajar kelompok di salah satu rumah anggota kelompok belajar kamu. 

Selain kelompok belajar kecil ini akan membantumu mengurangi rasa jenuh dan rasa terisolasi, kelompok belajar kecil ini juga bisa memotivasi kamu dan teman-temanmu untuk tetap rajin belajar dan saling bantu saat ada anggota kelompok yang kurang memahami materi pelajaran tertentu.

Temukan cara belajar efektif dan menyenangkan lewat aplikasi pelajaran SMA berbasis online.

untuk menyalurkan minat dan bakat siswa dalam rangka mengapresiasi potensi diluar bidang akademik, MTs. Al Kautsar mrmberikan kesempatan kepada siswa untuk mengikuti beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia,

yaitu:

  1. Marching Band
  2. PMR (Palang Merah Remaja)
  3. PRAMUKA
  4. PASKIBRA
  5. Taekwondo
  6. Sanggar Seni MTs. Al Kautsar (SANG SEMAR) terdiri dari: a. cabang seni tari, b. cabang cabang seni hadroh, c. cabang seni paduan suara, d. cabang seni accoustic.
  7. Futsal
  8. Multimedia
  9. PPA (pembinaan prestasi akademik) yaitu: sastra indonesia, sastra inggris, sastra bahasa arab dan math club.
  10. Volley Ball
  11. Pencak Silat

VISI

Terwujudnya Madrasah yang terdepan, Berprestasi dan Responsif terhadap Perubahan.

MISI

Untuk mewujudkan visi yang telah ditetapkan, maka misi nyata yang harus dilakukan oleh madrasah adalah :

  1. Menjadikan Madrasah yang diakui eksistensinya oleh masyarakat dan pemerintah
  2. Meningkatkan SDM Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
  3. Membentuk generasi Islami dan berakhlakul karimah.
  4. Menciptakan sumber daya insani berwawasan Sains, Teknologi, Seni dan Lingkungan.
  5. Unggul dalam prestasi akademik dan non akademik.

MOTTO

Semangat dalam perjuangan, ikhlas dalam pengabdian.

Tujuan MTs. Al Kautsar Depok

Tercapainya Madrasah yang berdaya saing dan berdaya sanding.

Detikini-Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H, SMP/MTs Al Kautsar Kota Depok menggelar pawai taaruf. Berbagai atribut kemeriahan ikut ditampilkan siswa/i dalam pawai tersebut, mulai dari musik Hadroh, Marching Band bahkan sampai penyertaan atribut tentang kepedulian kemanusiaan terhadap kaum muslim Rohingya.

Kepala Sekolah MTs Al Kautsar, Sodik Murdiono mengatakan Pawai Taaruf 1 Muharam 1439 H selain digelar untuk memeriahkan Tahun Baru Islam. Disisi lain untuk mengkampanyekan aksi kepedulian kepada muslim Rohingya, yang salah satunya dituangkan melalui kegiatan panggung kreasi kemanusiaan.

Selain memeriahkan 1 Muharam 1439 H, sekaligus mengkampanyekan bentuk kepedulian kemanusiaan terhadap muslim Rohingya di Myanmar, papar Sodik, Rabu (20/9/2017).

Disamping itu, ia mengutarakan, selepas acara pawai taaruf dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat Dhuha dan Ghoib untuk memberikan doa kepada muslim Rohingya yang menjadi korban tindakan kekerasan kemanusiaan di Myanmar.

Sebagai umat muslim, kita harus membantu antar sesama, baik bantuan dana ataupun doa demi keselamatan mereka, ucapnya.

Ia menambahkan, Pawai taaruf diikuti 800 Siswa/i mulai dari kelas 7,8, dan 9 yang turut diikuti para guru dan unsur wali murid, dengan rute mulai dari Jalan Proklamasi-Jalan Keadilan dan sampai dengan Masjid Al Kautsar Jalan Barito Raya.(po/di)